Selasa, Juni 24

Cusdey

Hari ini Alia ngajakin sekolah. Setelah UlSem selesai, gue emang memutuskan untuk nggak dateng-dateng lagi ke sekolah sampai bagi rapot. Kenapa? Karena gue males, karena gue bakal bosen, karena gue lagi nggak ada novel yang harus dibaca (Belum beli Allegiant, beliin dund siapa aja), karena gue juga nggak ikutan softball, karena gue nggak bisa softball juga --eh, softball mayan bisa ding hehe, dan karena gue juga menghindar dari wali kelas gue yang... ah sudahlah... XA5 only knows.

Karena adek gue kayaknya semangat banget sekolah, ya otomatis gue juga pagi banget datengnya. Papa gue nggak mau nganter 2 kali --siapa juga yang mau bolak-balik? Gue nyampe sekolah jam 7 lewat 15 menit pas. Sekolah waktu itu... sepi like sepi banget. Cuma ada beberapa anak yang nunggu di depan gerbang. Sekolah gue dikunci. Dan pikiran gue... "Udah bagus mau ke sekolah, sekalinya ke sekolah, sekolahnya dikunci." Gue langsung nelepon Alia. Suara Alia bantal banget, gue yakin dia baru bangun. Untung aja papa gue belom pergi gitu jadinya gue masuk ke mobil lagi dan memutuskan untuk pulang. Gue lalu tidur karena jam tidur balik kacau lagi (Jam 8 malem gue tidur, jam 11 bangun. Tidur lagi jam setengan 4, great banget kan?).

Nyampe rumah, gue chat lah biasa sama Bagas lewat grup di LINE: YAHYA. Btw, Bagas lagi di Jogja loh, GASSS OLEH-OLEH!! Bagas emang udah bangun apa? Udahlah, murid berprestasi dan patuh terhadap guru & orangtua, kayak Bagas mana mungkin belom bangun, walau emang otaknya masih agak geser. Karena gue ngantuk, gue tidur aja, meninggalkan Bagas yang ngoceh sendiri. Gue hari ini badluck banget kayaknya. Baru kira-kira setengah jam gue tidur, tiba-tiba HP gue geter. Karena gue kira itu adalah alarm yang gue pasang (Waktu itu gue tidur jam 9 dan gue pasang alarm jam 11), gue bangun dikit, gue liat layar HP gue. Ada yang nelpon. Nomornya abstrak. Dengan suara bantal, gue jawablah, "Halo?"

(Gue tulis kayak percakapan gitu aja, ya?)
X: "Ya."
G: "Ini siapa?"
X: "Nggak tau ini siapa?"
G: "Nggak. Nomernya nggak ada di kontak."
X: "Iyalah, orang nomer baru."
G: "Hm. Terus ini siapa?"
X: "Saudara sendiri masa nggak tau?"
G: "Gak apal suaranya."
X: "Saudara sendiri masa nggak tau sih..."
G: "Gak."
X: "Ini Adit."

Gue diem. Inget-inget nama-nama saudara gue. Adit? Perasaan gak ada deh. Malah, gue kira tadi itu Uda (Om) gue. Hampir aja mau gue bilang, "OHH TAU... Kenapa nelpon, Da?". Tapi setelah dia bilang kalau nama dia adalah "Adit", gue mengurungkan niat gue. Untung aja gue bisa bersabar, kalau nggak ya... malu banget lah.

G: "Adit? Adit siapa, ya?"
X: "Lah?"
G: "Salah sambung kali, mas."
X: "Lah? Nama mbak siapa?"
G: "Tau ah, salah sambung pasti."
Sambungan teleponnya gue matiin.

Lalu gue mencoba untuk tidur lagi. Gagal. Semua rasa kantuk gue udah di hisap si Adit. Dit, Dit, gara-gara ke-bego-an lo gue jadi nggak bisa tidur lagi kan. Anyway, tadi dia bilang "Saudara sendiri masa nggak tau?" Itu rasanya mau gue timpuk pake batu sambil teriak di muka dia, "Lah elu sendiri nggak hapal suara sodara lo sendiri sampe salah sambung, mana lebih bego, HAAAA?" Yaudah gue akhirnya lanjut chat di YAHYA. Ternyata selama gue tidur yang tidak seberapa itu, Alia nemenin Bagas ngoceh toh. Akhirnya gue ceritain lah cerita si Adit ini. Alia juga bilang sih, dia ke sekolah jam 9 dan katanya pintunya udah di buka. Sedih gue, sedih.

Anyway, gue sempet mikir kalau itu Adit 'Eiffel, I'm in Love'. Beh, kalau itu emang Adit 'Eiffel, I'm in Love', gue langsung ngocol deh, "Eh, Adit. Kenapa? Mau di jemput di bandara lagi? Aku rela jadi Tita kok." WKWK jas kiding.

Ohiya, hari ini gue nonton How to Train Your Dragon 2, loh! Awalannya niatnya emang nonton di 21, tapi gara-gara bokek ya... lo ngerti lah... RAW+Sub Indo.... HAHA. Tapi ternyata ya kalo emang ada niat ya pasti ada jalan #najis #jijik. Btw, gue nonton sama adek gue. DAN.... KENAPA HICCUP JADI HA O TE BANGET? Parah, ganteng banget! Puberty, you're doing it ryk! Ganteng banget astaga dan... SO SWEET BANGET SAMA ASTRID <3 Yah, HtTYD 2 sedih sih, sedih banget tapi seru, gue aja hampir nangis. Tapi Hiccup ganteng, Jack Frost tetep paling ganteng dong diantara semua character animasi DreamWorks.

"Kaaak... PAP puberty donk." 

Senin, Juni 16

22 Jump Street

2014: Tahun ter-anjir sepanjang masa. Pasti tau dong kenapa? Iyalah, googling aja "2014 Movie" ANJIR SLAY-SLAY BANGET. Nangis sendiri gue liatnya. Kemaren Divergent, The Amazing Spider-Man 2, dan Transcendence yang lumayan slay yang gue nonton huwahahahaha (Kalau ada yang film mantep lagi, komen bisa kali? Biar gue download secara illegal... HAHA)  dan Mei-Juni ada... 22 Jump Street, Maleficent, How to Train Your Dragon 2, The Fault in Our Star (Gatau kapan keluarnya di Medan)!!!

Hari ini gue marathon film di 21 Palladium sama Nisa, Alya, Bagas dan Obe. Nisa ngajakin nonton 22 Jump Street (CHANNING TATUM FOR THE WINNER ❤) dan Maleficent (Aurora yeay!). Bagas protes sih, soalnya dia udah pernah nonton Maleficent dan menyarankan nonton How to Train Your Dragon 2 aja. Gue golongan putih, karena pengen nonton tiga-tiganya. Akhirnya Nisa menang, Bagas kalah. Kita nonton 22JS dan Maleficent. 



Source: Tumblr
22 Jump Street was great! Maleficent juga! Tapi kayaknya gue lebih tertarik ngomongin 22JS. First impression gue: "HAHAHA ANJIR HAHHA WOY! HAHAHHA HHAHA, WOY CHANNING KEGANTENGAN!" Iya, gue kebanyakan ketawa sambil fangirling-an. Btw, gue review dikit ya:

22 Jump Street adalah sequel dari 21 Jump Street yang menceritakan kehidupan Greg Jenko (Channing Tatum) dan Morton Schmidt (Jonah Hill) setelah lulus SMA dan lulus kepolisian gitu. Jenko dan Schmidt awalnya bagai langit dan bumi, bisa akrab karena mereka memiliki kelemahan dan kelebihan yang berbeda. Schmidt pintar bagian teori, sedangkan Jenko bagian fisik.

Pada 21 Jump Street, Jenko dan Schmidt dilempar dari kepolisian ke 21 Jump Street (Kayak kepolisian tapi cara kerjanya nyamar gitu? Gatau, gue juga gatau HAHA) karena mereka... gatau sih gara-gara apa, tapi menurut gue karena mereka main-main pas mau nangkep orang yang mereka kira lagi pesta narkoba dan begonya, mereka gak hapal hak miranda padahal mereka polisi. Kepolisian akhirnya ngelempar mereka ke 21 Jump Street. Mereka diberi misi untuk mencari pengedar narkoba (HFS, Holy Fucking Shit) di suatu SMA. Mereka menyamar sebagai murid SMA. 

Pada kehidupan SMA mereka yang baru, semuanya jadi berbanding terbalik dengan masa SMA mereka dulu. Jenko yang dulunya anak eksis, jadi anak yang 'i fuckin love science' banget, sedangkan Schmidt yang dulunya dibully habis-habisan sama Jenko, jadi anak yang ngumpulnya sama anak-anak eksis yang demen hacep-hacep gitu. Mereka bisa kayak gitu karena salah satu dari mereka kebalik nyebut nama. Mereka emang koplak.

Setelah menyelesaikan misi mereka di 21 Jump Street dengan segala rintangan (Like mereka hampir dikeluarin dari 21JS dan mereka yang berantem), mereka diberi misi lagi di 22 Jump Street (They're not 21 anymore, yeay!). Misi mereka kali ini, nggak jauh beda dengan pada saat di 21JS: Mencari pengedar narkoba (Whyphy), yang berbeda kali ini hanya mereka bukan di SMA lagi, melainkan di dunia perkuliahan. Demi menjaga persahabatan mereka, Jenko menyarankan agar mereka selalu bareng-bareng. Namun, di kampus, Jenko disukai oleh salah satu anak rugby dan ditawarkan untuk masuk team rugby. Schmidt yang nggak jago olahraga sama sekali, akhirnya muak sendiri dan memilih untuk mengerjakan misi ini sendiri-sendiri. Lalu.... rahasia. Nonton aja sendiri! Nanti gue dibilang nyebar spoiler lagi!

Yeyeye! Ini film lucu banget! 9/10 lah! Actionnya dapet, comedynya dapet, persahabatannya dapet! Tapi 22JS nggak se-action 21JS sih menurut gue. Hueheheh nonton aja. Btw, di 22 Jump Street masa si Eric (Dave Franco)nya jadi ganteng banget.

Jumat, Juni 6

Turning 16

Whoa! Malem!

Hari ini 6 Juni. Hari ini gue berumur 16 tahun. Hari ini gue Y-1 dapet KTP *lah..*.
Happy Birthday to me.

Btw, 6 Juni itu ultah yang mainstream banget. Yang ulang tahun itu:
-Gue
-Ajeng Daviana
-Om gue
-Ryan Higa
-Katsuragi Keima <3
-Raisa 'Could It be Love'
-H+1 Troye Sivan *maksa abis*
-Jack & Finn ke Ibiza buat mgerayain ultah mereka 13 Mei lalu *eh
-ULSEM 2 :( (Kata Pak Kembaren tanggalnya bagus, jadi di tetapin hari pertama UlSem deh..)

Hari ini juga, partner in crime gue pada bawain kue gitu ke rumah. Bedanya, tahun ini temen di SMA! Most of moi friends pada UlSem bagian siang huhuhu.. :'( Gapapa kok yang penting mereka selalu ada buat gue. #ciegitu.

Gak tau pada males begadang buat ngucapin atau gimana. Gapapa sih, gue turn 16nya juga pas subuhnya kok.
Kalau Zahid sih ngucapinnya malem-malem gitu jadinya ngebacot sambil curhatan gitu deh, lewat SMS loh, Zahid kaya banget :( Nisa Alya juga sih... Repan pagi-paginya lewat Twitter... Diucapin juga kok sama penyiar radio KissFm yang jam 12 malem, huwahahahahah.

Nisa, Alya, Dipa, Paksi, dan Taufiq ke rumah tadi buat blow candle-in gitu. Terus mainan apaantuh yang semprot-semprot pita gitu, susah banget ilangnya! Abis itu kita ke McD padahal besoknya masih ujian, mereka mah selo-selo aja. Topik sama Paksi sebenernya belum ngucapin. Mereka memang jahat.

Jadi inget, dulu waktu kelas 5 atau 6 gitu, Frilla pernah bilang, "Gue dong ulang tahunnya pas semesteran, dapet kado ulangan dari sekolah." Iya, Frilla ulang tahun tanggal 5 Desember. Gue juga sih nggak mau kalah. Rasanya udah lama nggak ulang tahun pas semesteran. Padahal terakhir kali kelas 8.

Btw, tadi di PPIA watching loh. White House Down! Walau udah kesekian kalinya nonton, Channing Tatum tetep ganteng gitu, hadeu.

Pulangnya ternyata dapet kue dari kakak, adek, dan mama. Ahahahaha gendut gendut deh.... but thankyou!

Thankyou ya!
Dan dapet gambar dari Kak Fany:
unyu gidu....
Besok pelajaran Bio-Bindo, Wish me luck.

Follow by Email